Selasa, 27 Februari 2018

Kenapa Ya, Kok Kebutuhan Zat Besi Wanita Lebih Banyak daripada Pria?

Kekurangan zat besi bisa akibatkan tubuh lemas hingga wajah pucat. Namun, kenapa ya kok kebutuhan zat besi wanita lebih banyak ketimbang pria? Ini alasannya!

Tubuh manusia terdiri dari zat gizi dan mineral yang tak terhitung jumlahnya dan tanpa kedua hal ini tidak dapat berfungsi dengan baik. 

Zat besi disebut-sebut sebagai salah satu zat besi yang paling penting. Zat ini diperlukan untuk membantu sel darah merah mengangkut oksidan ke bagian tubuh lainnya. Selain itu, juga membantu dalam produksi energi dan memfasilitasi respirasi sel.

Zat besi menjadi mineral yang sangat penting untuk setiap manusia. Namun, sangat dibutuhkan oleh wanita. Kenapa?

Menurut National Institute of Health, rata-rata pria dewasa membutuhkan zat besi sekitar 8 mg per hari dan rata-rata kebutuhan wanita dewasa 18 mg per hari. Selama kehamilan, seorang wanita membutuhkan 27 mg, tiga kali lipat dari kebutuhan pria.

"Ini karena wanita mengalami siklus bulanan sehingga cenderung kehilangan darah. Biasanya pada kehamilan, wanita membutuhkan lebih banyak zat besi karena ada peningkatan volume darah, yang dibutuhkan dalam pertujmbuhan janin di rahim. Zat besi dibutuhkan untuk mengganti hilangnya darah selama siklus haid dan persalinan bayi," jelas Dr. Rupali Datta, selaku konsultan gizi dalam NDTV (20/02).

"Meskipun penting untuk pria dan wanita, kedua faktor ini menjadikan zat besi sebagai mineral yang sangat pentin bagi wanita," tambah Datta.

Sependapat dengan Datta, ahli gizi asal Bangalore Dr. Anju Sood juga mengatakan,"Secara fisiologis, wanita membutuhkan lebih banyak zat besi karena siklus menstruasi. Wanita perlu mengisi darah, karena itulah wanita harus konsumsi banyak makanan yang mengandung zat besi."

Salah satu alasan terbesar untuk menambah lebih banyak zat besi dalam makanan adalah menstruasi. Ini karena wanita akan kehilangan darah setiap bulan, yang dapat mempengaruhi kandungan zat besi secara keseluruhan dalam tubuh. Sehingga harus meningkatkan konsumsi makanan tinggi zat besi.

Alasan lainnya adalah kehamilan. Zat besi berperan penting dalam pembentukan plasenta. Tidak hanya untuk kebutuhan ibu, namun juga janin untuk pertumbuhannya.

Jumlah zat besi yang tidak mencukupi dapat menyebabkan jumlah oksigen dalam darah Anda tidak mencukupi yang nantinya akan berakibat pada anemia. Untuk mencegah hal ini, konsumsilah lebih banyak makanan yang mengandung tinggi zat besi, seperti sayuran berdaun hijau, buah kering, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan dan juga hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar